Senin, 06 Januari 2014

Terima Kasihku


Saat aku masih dalam kursi goyangku yang pertama 
Aku hanya bisa menangis
Entah apa yang buat air mata ini terjatuh
Namun bau aspal di pagi hari
Membuat aku mampu untuk memetik bunga musim semiku
Aku menghirup nafas panjang tanpa lelah
Kini aku bisa berlari sekuat tenagaku
Aku mempunyai penopang yang tak tau itu
Kata cinta dan cita yang sudah aku raih
Entah ini mimpi indahku
Atau dalam nyataku ini sebuah bencana
Kini ku nyaman
Kini aku telah mencintaimu sepenuh hati
Aku bersama hari tuaku

Sri Marhaeni Diastini


Tidak ada komentar:

Posting Komentar